KEDELE

Kedelai yang dibudidayakan sebenarnya terdiri dari paling tidak dua spesies: Glycine max (disebut kedelai putih, yang bijinya bisa berwarna kuning, agak putih, atau hijau) dan Glycine soja (kedelai hitam, berbiji hitam). G. max merupakan tanaman asli daerah Asia subtropik seperti RRC dan Jepang selatan, sementara G. soja merupakan tanaman asli Asia tropis di Asia Tenggara. Tanaman ini telah menyebar ke Jepang, Korea, Asia Tenggara dan Indonesia.

Kedele termasuk komoditas tanaman pangan yang strategis. Jawa Tengah merupakan daerah sentra produksi kedele dengan kontribusi produksi sekitar 15 % terhadap produksi nasional. Sebagian besar tanaman kedele di Jawa Tengah ditanam di lahan sawah tadah hujan atau di lahan kering (tegalan) dengan konsentrasi penanaman pada awal musim penghujan (MH I) dan musim kemarau (MK I). Kedele biasa digunakan untuk bahan baku pembuatan tampe dan tahu sedangkan kedele hitam biasa digunakan untuk bahan baku kecap.

Daerah sentra produksi kedele Jawa tengah adalah terutama di kabupaten/kota :

1. Wonogiri

2. Grobogan

3. Brebes

4. Demak

5. Sukoharjo