Rencana Kerja Team Pengembangan Hortikultura Jawa Tengah 2011

Sebagai tindak lanjut kunjungan Agri Food Veterinary Authority (AVA) bersama 25 importir Singapura pada tgl 23 – 25 Maret 2011 ke beberapa kelompok tani Jawa Tengah, Dinas Pertanian TPH Provinsi Jawa Tengah membentuk Team Pengembangan Hortikultura Jawa Tengah Tahun 2011 untuk memanfaatkan peluang ekspor produk hortikultura Jawa Tengah ke Singapura.

Komoditas yang akan diproduksi dari Jawa Tengah untuk ekspor (hasil mapping team taskforce Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan PT Alamanda Sejati Utama untuk Provinsi Jawa Tengah) adalah: baby buncis, buncis super, lobak, bawang daun, seledri, cabe merah, cabe hijau, kubis, pakcoy, ubi jepang, jagung manis, melon, salak, mangga harumanis dan melati. Daerah pengembangan (hinterland) pemasok komoditi ekspor tersebut meliputi sembilan (9) Kabupaten yaitu Temanggung, Magelang, Semarang, Boyolali, Karanganyar, Wonosobo, Banjarnegara, Tegal dan Pemalang.

Pada tanggal 5 -7 April 2011 Team Pengembangan Hortikultura Jawa Tengah 2011 bersama Team PT Alamanda melakukan survey ke sentra hortikultura 9 Kabupaten tersebut untuk verifikasi dan sosialisasi mapping potensi dengan Gapoktan/Poktan dan Dinas Pertanian Kabupaten. Dari hasil survey tersebut dilakukan evaluasi untuk merancang kemampuan serap (kuota) PT Alamanda terhadap komoditi yang akan diekspor agar memenuhi aspek kualitas, kuantitas dan kontinyuitas.

Selanjutnya Team Pengembangan Hortikultura Jawa Tengah 2011 bersama PT Alamanda akan melakukan Teknikal Asisten (TA) melalui Pelatihan GAP/SOP Hortikultura dengan peserta petani dan petugas dari 9 Kabupaten hinterland di Soropadan yang direncanakan dilaksanakan pada 26 – 28 April 2011 . Pelatihan ini bertujuan untuk merespon aktif kesulitan teknis dan regulasi untuk persyaratan ekspor.

Penulis :Firdaus E.S